Redaksi24jam.com, Lombok Timur – Kebahagiaan kini dirasakan banyak warga di pesisir selatan Lombok Timur setelah air bersih mulai mengalir langsung ke rumah mereka. Selama bertahun-tahun, sebagian masyarakat di wilayah Ekas, Seriwe, hingga Batu Nampar Selatan harus bertahan menggunakan air sumur yang payau, bahkan terkadang harus menempuh jarak cukup jauh demi mendapatkan air layak pakai.
Melalui pengembangan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan yang didukung anggaran Rp14 miliar dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2025, perubahan nyata mulai dirasakan masyarakat. Hingga kini, sebanyak 3.400 sambungan rumah (SR) telah terpasang, termasuk bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Salah seorang warga Ekas, Rahmawati (38), mengaku sangat bersyukur karena kini keluarganya tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Dulu kami harus pakai air sumur yang rasanya agak asin. Untuk memasak dan minum kadang harus beli air. Sekarang alhamdulillah air bersih sudah mengalir ke rumah, sangat membantu kami,” ungkapnya. 26 Maret 2026.
Hal serupa disampaikan Ahmad (45), warga Seriwe, yang mengatakan kehadiran jaringan PDAM membuat kebutuhan air keluarganya menjadi lebih mudah dan hemat biaya.
“Biasanya kami harus ambil air cukup jauh atau menunggu kiriman air. Sekarang sudah jauh lebih mudah, air bersih tersedia setiap hari. Ini sangat meringankan beban kami,” katanya.
Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan difokuskan pada wilayah yang sebelumnya belum terjangkau layanan, khususnya kawasan Ekas dan sekitarnya.
Menurutnya, pada tahun 2024 jaringan dari reservoir Ekas belum tersambung hingga ke permukiman warga. Melalui dukungan anggaran pemerintah daerah, jaringan distribusi berhasil diperluas hingga menjangkau sejumlah desa di Lombok Timur bagian selatan.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesehatan lingkungan, kebersihan rumah tangga, serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Bagi masyarakat pesisir, hadirnya air bersih bukan sekadar kemudahan, tetapi juga simbol perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar mereka. Air yang kini mengalir di rumah-rumah warga menjadi harapan baru menuju kehidupan yang lebih sehat, layak, dan sejahtera.
“PDAM Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan distribusi agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat layanan air bersih secara merata dan berkelanjutan,”ujar Sopyan Hakim. (Red24jam)
