RedKaksi24jam.com, Mataram, NTB – Upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit menular terus dilakukan di Kota Mataram. Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilinaya bersama unsur TNI dan pemerintah kelurahan mendampingi pelaksanaan layanan mobile konseling serta tes HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang menyasar penghuni rumah kos, Selasa, (005/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.35 WITA tersebut dilaksanakan di salah satu rumah kos di Jalan Tamtanus, Lingkungan Karang Sidemen.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilinaya Aipda Ida Bagus Yoga hadir mendampingi bersama Babinsa Sertu Jauhari dan Kasi Pemerintahan Kelurahan Cilinaya Dwi Martineli, bersinergi dengan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Karang Taliwang serta tim INSERT Kota Mataram.
Layanan mobile ini menyasar penghuni kos, baik pria maupun wanita, yang dinilai memiliki kerentanan terhadap risiko penularan penyakit. Petugas kesehatan memberikan konseling, edukasi, serta melakukan pemeriksaan secara langsung sebagai langkah preventif untuk menekan angka penyebaran HIV dan IMS di masyarakat.
Aipda Ida Bagus Yoga mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program kesehatan sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Kami mendampingi kegiatan ini untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung upaya deteksi dini penyakit menular. Harapannya, masyarakat khususnya penghuni kos lebih peduli terhadap kesehatan diri,” ujarnya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para penghuni kos agar menjaga ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengantisipasi potensi tindak kejahatan.
“Kami mengingatkan agar penghuni kos tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti 3C, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang kerap menyasar lingkungan kos,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K. memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif anggotanya dalam kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas yang terus bersinergi dengan unsur TNI, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan. Ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mendukung program kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan meningkat, sekaligus mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif.(Hasan)
