Redaksi24jam.com, Lombok Timur – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam menyukseskan program strategis nasional kembali ditegaskan. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisim, secara langsung menginstruksikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Desa (Kopdes).
Instruksi tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (09/04/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa PDAM tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan air bersih, tetapi juga sebagai bagian penting dari solusi pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“PDAM harus hadir sebagai bagian dari solusi. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Program seperti MBG dan Kopdes membutuhkan dukungan lintas sektor,” tegasnya.
Data menunjukkan, Lombok Timur saat ini memiliki 241 dapur MBG dan 104 Koperasi Desa yang menjadi ujung tombak program nasional di tingkat lokal. Hal ini menuntut kesiapan infrastruktur dasar, terutama ketersediaan air bersih yang memadai.
Bupati menjelaskan, dalam pelaksanaan program MBG, peran PDAM menjadi sangat krusial untuk menjamin kualitas dan higienitas makanan yang disajikan, khususnya bagi anak-anak sekolah.”Air bersih adalah kebutuhan utama. Tanpa itu, standar kesehatan dalam program MBG tidak akan tercapai,” ujarnya.
Selain itu, dalam penguatan Kopdes, PDAM juga didorong untuk membangun kolaborasi dengan koperasi desa, baik dalam distribusi air maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk menjalankan instruksi Bupati.
Ia menegaskan bahwa PDAM akan segera melakukan langkah strategis, termasuk pemetaan wilayah prioritas serta peningkatan kualitas layanan di daerah yang menjadi sasaran utama program.”Kami siap mendukung penuh. PDAM akan memastikan ketersediaan air bersih untuk menunjang keberhasilan program MBG dan Kopdes,” ungkapnya.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan PDAM, diharapkan seluruh program strategis nasional dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan Lombok Timur.
