Redaksi24jam com, Lombok Timur – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur terus mengoptimalkan pemanfaatan air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kotaraja dengan mendorong percepatan penambahan sambungan rumah (SR) bagi masyarakat.
Langkah ini dilakukan agar kapasitas air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal sekaligus meningkatkan pelayanan air bersih di wilayah Lombok Timur.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, S.Kep., Ns, menjelaskan bahwa saat ini kapasitas debit air SPAM Kotaraja mencapai 100 liter per detik. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding sebelumnya yang berada di angka 50 liter per detik, seiring adanya program peningkatan kapasitas yang direncanakan pemerintah daerah pada 2025 dan mulai direalisasikan pada 2026.
Menurutnya, dengan kapasitas tersebut SPAM Kotaraja idealnya mampu melayani sekitar 5.000 hingga 8.000 sambungan rumah agar distribusi air dapat berjalan secara efisien dan optimal. Namun hingga saat ini jumlah sambungan rumah yang terpasang baru mencapai sekitar 4.580 SR.
Kondisi tersebut menyebabkan pemanfaatan debit air belum maksimal. Bahkan, pada waktu tertentu, kelebihan air berpotensi meluap di sekitar sumber karena belum seluruhnya tersalurkan kepada pelanggan.
“Air yang tersedia sangat mencukupi. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan memasang sambungan rumah baru agar distribusi air bisa lebih optimal dan tidak terbuang percuma,” jelasnya.Kamis, (12/3/2026).
PDAM Lombok Timur menilai potensi penambahan sambungan rumah masih terbuka luas, terutama di wilayah yang telah terjangkau jaringan SPAM Kotaraja. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, langkah ini juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap air bersih yang aman dan berkelanjutan.
Namun demikian, pihak PDAM mengakui masih terdapat tantangan di lapangan, salah satunya persepsi sebagian masyarakat yang menganggap pemasangan sambungan air bersih dilakukan secara gratis. Padahal, menurut Sopyan, pemasangan sambungan rumah memiliki ketentuan biaya resmi yang telah ditetapkan.
Ia menjelaskan bahwa biaya pemasangan sambungan rumah baru berkisar sekitar Rp2 juta sesuai standar resmi PDAM. Karena itu, masyarakat diimbau memahami mekanisme yang berlaku serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
“Kami pastikan biaya pemasangan sesuai ketentuan resmi. Jika ada oknum yang meminta biaya di luar ketetapan, silakan dilaporkan dan akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Selain fokus pada peningkatan jumlah pelanggan, PDAM Lombok Timur juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada April hingga September. Upaya yang dilakukan antara lain pengaturan distribusi air melalui pengendalian sistem katup (klep) agar pasokan tetap stabil dan merata.
PDAM berharap debit air tetap berada pada kisaran 100 liter per detik, atau minimal 70 liter per detik, sehingga kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Melalui optimalisasi SPAM Kotaraja, PDAM Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih yang merata, berkelanjutan, dan dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat.
“Dengan dukungan masyarakat, pemanfaatan SPAM Kotaraja diharapkan semakin optimal sehingga manfaat air bersih dapat dirasakan lebih luas,” pungkasnya.(Hsn)
