Redaksi24jam.com, Lombok Timur– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Melalui optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kotaraja, distribusi air kini difokuskan untuk menjangkau wilayah pesisir pantai selatan yang selama ini menjadi prioritas pengembangan layanan.
Untuk menjaga keandalan operasional, PDAM menempatkan empat personel yang bersiaga selama 24 jam di lokasi SPAM Kotaraja. Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi air berjalan stabil dan meminimalisir potensi gangguan teknis di lapangan.
Direktur Teknik PDAM Lombok Timur, Dedy Irawan, ST, mengungkapkan bahwa uji coba peningkatan kapasitas debit telah menunjukkan hasil positif.
“Alhamdulillah, kami sudah melakukan uji coba penambahan debit sebesar 50 liter per detik. Target kami, kapasitas ini bisa ditingkatkan hingga 100 liter per detik agar cakupan pelayanan semakin luas,” ujarnya optimistis. 10 Februari 2026.
Dengan penambahan debit tersebut, PDAM memproyeksikan layanan dapat menjangkau hingga 8.000 Sambungan Rumah (SR) di kawasan selatan. Saat ini, sekitar 5.000 SR telah terpasang, sehingga masih tersedia potensi pengembangan kurang lebih 3.000 SR baru bagi masyarakat yang belum menikmati layanan air bersih.
Pada tahun 2026 ini, PDAM juga menargetkan ekspansi jaringan ke desa-desa terujung, termasuk pembangunan jaringan baru di Desa Kaliantan dan Desa Sekaroh. Selain itu, jaringan 450 SR di Desa Sriwe yang sempat tertunda sejak 2021 direncanakan kembali aktif, dengan proyeksi air mulai mengalir dalam waktu satu minggu ke depan.
Distribusi dari SPAM Kotaraja sendiri saat ini telah menjangkau Ekas, Pena, Wakan, hingga Batu Nampar Selatan, selama tidak terjadi gangguan alam seperti banjir. Dengan tambahan target 3.375 SR baru tahun ini, PDAM Lombok Timur optimistis jumlah pelanggan akan melampaui 40.000 sambungan.
Dedy menegaskan, percepatan akses air bersih tidak dapat berjalan sendiri. “Kami terus berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan percepatan akses air layak bagi masyarakat berjalan sesuai target. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan kami ingin memastikan seluruh warga Lombok Timur bisa menikmatinya secara merata,” pungkasnya.(Red24jam)
