Redaksi24jam.com LUBUKLINGGAU – Point Biliard & Cafe , sarana olahraga modern ciptakan atlet biliar berprestasi. Hadir di Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel ). Grand Opening Point Biliard & Café berlokasi di Jl.Bukit Sulap Kelurahan Wirakarya Kecamatan Lubuk Linggau Timur II Kota Lubuk Linggau ini, secara resmi telah dibuka oleh Wakil Wali Kota Lubuk Linggau , H.Rustam Effendi bersama Owner Point Billiard dan Café , Rico Pratama dan keluarga , Sabtu(10/01/2026).
Grand Opening Point Biliard & Café ini diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Owner Point Biliard, Rico Pratama yang diberikan kepada orang tuanya serta keluarga besarnya.
Tumpeng diberikan kepada Wakil Wali Kota, H.Rustam Effendi dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Lubuk Linggau Hj. Mipta Hulummi Rustam, M.Kes serta tamu undangan lainnya. Selanjutnya, pemotongan pita tanda mulainya dibukanya pintu masuk Point Biliard & Café tersebut.
Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H.Rustam Effendi usai meninjau langsung arena Point Billiard kepada awak media mengatakan, menyampaikan bahwa kehadiran sarana olahraga hiburan seperti biliar memberikan manfaat positif bagi Kota Lubuk Linggau, baik dari sisi olahraga maupun perekonomian.
Menurut Orang Nomor Dua di Kota Sebiduk Semare itu, fasilitas olahraga modern seperti biliard dapat menjadi sarana penyaluran hobi yang positif, khususnya bagi generasi muda. Apalagi ke depan Kota Lubuk Linggau akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan XVI Tahun 2027 , sehingga keberadaan sarana pendukung olahraga sangat dibutuhkan.
“Sekarang stigma biliar sudah berubah. Dulu mungkin arahnya negatif, tapi sekarang lebih ke olahraga dan tempat menyalurkan hobi secara positif. Ini juga berdampak pada ekonomi, karena orang yang datang bermain pasti berbelanja di Lubuklinggau,” ujarnya.
Sementara itu, Owner Point Billiard dan Café , Rico Pratama mengungkapkan, didirikan sarana Point Billiard karena kecintaannya terhadap olahraga billiard serta melihat perkembangan biliard yang semakin diminati masyarakat. “Point Billiard dibuka karena saya pribadi hobi biliard, dan sekarang biliard sedang tren. Stigmanya sudah bergeser, lebih ke olahraga dan tempat nongkrong yang positif,”jelasnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memajukan olahraga billiard di Kota Lubuk Linggau, khususnya bagi generasi muda. Point Billiard menyediakan program pembinaan bagi anak-anak dan remaja di bawah usia 17 tahun berupa pelatihan dan kesempatan bermain gratis selama satu jam.
Dari sisi tenaga kerja, Point Billiard mempekerjakan sekitar 10 orang karyawan, dengan sistem dua shift, masing-masing lima orang per shift, serta satu kepala operasional. Selain itu, tersedia kafe dengan dua barista, dua kasir, dan lima orang staf dapur.
Point Billiard beroperasi mulai pukul 12.00 hingga 02.00 WIB pada hari biasa, dan hingga pukul 03.00 WIB saat akhir pekan. Untuk tarif, pihak pengelola menawarkan berbagai promo, di antaranya paket bermain 2 jam seharga Rp50.000 pada siang hari, serta promo malam 2 jam Rp80.000 dengan bonus air mineral.
Fasilitas yang disediakan pun terbilang lengkap, dengan 15 meja biliard baru menggunakan meja tipe Free Fire edisi tertinggi dari Tiongkok, yang didatangkan langsung melalui distributor resmi. “ Dengan hadirnya Point Billiard, diharapkan dapat menjadi wadah olahraga, hiburan, serta penggerak ekonomi kreatif di Kota Lubuk Linggau “, pungkasnya. (Rif)
