DELI SERDANG — Kepala Dusun (Kadus) 2 Desa Galang Suka, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Suriawansyah yang akrab disapa Wawan, dikenal sebagai sosok perangkat desa yang sigap dan peduli terhadap kebutuhan warganya. Mulai dari pengurusan administrasi surat-menyurat hingga pendampingan warga agar dapat mengakses Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa maupun BLT Kesejahteraan Sosial (Kesra), ia kerap turun langsung membantu masyarakat.
Kepedulian tersebut terlihat pada Kamis (29/1/2026), saat Kadus 2 memfasilitasi mediasi terkait laporan dugaan pemotongan dana BLT atas nama Bonimin Sibon, warga Dusun 2, yang terjadi pada tahun 2024 lalu.Mediasi dilakukan secara terbuka guna mencari kejelasan dan penyelesaian yang adil bagi pihak terkait.
Dalam proses tersebut, turut mencuat keterangan mengenai seorang warga lanjut usia bernama Nek Kokom, orang tua dari Bege yang diketahui mengalami keterbatasan bicara. Nek Kokom disebut sempat diantar oleh Kepala Dusun dalam proses pencairan bantuan, namun terjadi pemotongan dana BLT sebesar Rp300 ribu.
Menanggapi hal itu, Suriawansyah menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah ditindaklanjuti. Ia menegaskan bahwa dana yang sempat dipotong telah dikembalikan sepenuhnya kepada penerima manfaat, termasuk beberapa warga lain yang mengalami kejadian serupa.
“Kami ingin memastikan hak warga terpenuhi. Jika ada kekeliruan atau masalah di lapangan, harus diselesaikan dan dikembalikan kepada yang berhak,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Langkah cepat dan sikap terbuka Kadus 2 Desa Galang Suka ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga. Mereka berharap pelayanan administrasi dan penyaluran bantuan sosial ke depan dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.
Pemerintah desa pun diharapkan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar setiap program bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan(Tim)
