Tapanuli Tengah – Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/TT, mulai pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di wilayah Kodim 0211/Tapanuli Tengah, yang menghubungkan akses jalan dari Lingkungan IV Kelurahan Tukka dengan Lingkungan III Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Senin (19/1/2026).
Pembangunan jembatan gantung ini bertujuan untuk memulihkan dan memperlancar akses transportasi masyarakat pascabencana, sehingga mobilitas warga serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal. Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada pembersihan sisa-sisa kayu di sekitar jembatan, pembersihan tumpukan tanah yang menutup badan jembatan, serta pembersihan jalan menuju lokasi jembatan.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Gulbencal Kodim 0211/TT menggunakan alat berat excavator Pindad 200 milik PUPR Provinsi Sumatera Utara, serta peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan angkong untuk mendukung proses pembersihan di lapangan. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda telah mencapai sekitar 0,9 persen.
Dandim 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub., Int., M.H.I, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemulihan infrastruktur masyarakat pascabencana. “Melalui Satgas Gulbencal, TNI berupaya menghadirkan kembali akses penghubung yang aman dan layak, sehingga mobilitas masyarakat dapat kembali lancar dan aktivitas ekonomi bisa pulih,” ujarnya.
Dengan pembangunan jembatan gantung ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tapanuli Tengah dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. Satgas Gulbencal Kodim 0211/TT akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk menyelesaikan proyek ini dengan baik.
